Tampilkan postingan dengan label JavaBasic. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 Agustus 2012

Konversi Tipe Data dan Casting




Java akan melakukan konversi tipe data secara otomatis jika kedua tipe data tersebut kompatibel. Misalnya dari tipe data int ke tipe data long. Contoh:

int data1 = 10;

long data2 = data1;

Variabel data1 yang bertipe int ditampung ke dalam variabel data2 yang bertipe long, dengan demikian telah terjadi konversi tipe data. Dalam hal ini konversi dilakukan secara langsung oleh Java. 

Namun tidak semua tipe data kompatibel satu dengan yang lainnya, misalnya tipe float dengan tipe data int. Float merupakan tipe data pecahan sedangkan int adalah tipe data bilangan bulat. Hal yang sama juga terjadi apabila kita mengkonversi tipe data yang lebih besar ke tipe data yang lebih kecil ukurannya. Misalnya dari tipe data int ke tipe data short.

Konversi tipe data yang tidak kompatibel dapat kita lakukan secara eksplisit yaitu dengan casiting. Sintaks kode;

(target tipe-data) nilai

Contoh kode;

Float data = 10.2F;

Int data2 = (int)data1; //casting dari float ke int

Int data3 = 257;

Byte data4 = (byte)data3. //casting dari int ke byte

Yang perlu diperhatikan di sini adalah jika Anda mengubah tipe data yang berbeda jenis, seperti dari tipe data pecahan ke tipe data bilangan bulat maka akan terjadi pemotongan. Pada contoh di atas maka data2 akan bernilai 10. Sedangkan untuk tipe data yang lebih kecil jika digunakan untuk menampung tipe data yang lebih besar dari daya tampungnya maka yang akan tertampung adalah nilai modulusnya(sisa bagi). Pada contoh di atas, tipe data variabel data4 adalah byte (jumlah maksimum yang dapat ditampung oleh byte adalah 256), sedangkan nilai yang hendak ditampung adalah 257. Dari perhitungan 257/256 dipeoleh modulus=1 maka data4 akan bernilai 1.


Konveri tipe data terkadang dapat menimbulkan kebingungan dan kesalahan logic yang sulit dicari penyebabnya. Perhatikan contoh berikut ini:

int nilai = 26;

double hasil = nilai/4;

Jika kode di atas di eksekusi maka sisi dari variabel hasil adalah 6.0 dan bukan 6.5. Ini disebabkan karena variabel nilai bertipe int sehingga hasil operasi nilai/4 adalah juga bertipe data int yang hanya dapat menampung bilangan bulat saja. Sehingga hasil yang didapat dari nilai/4 adalah 6 dan bukan 6.5.

Untuk menghindari kejadian seperti ini, sebaiknya kita menggunakan tipe data pecahan (double dan float) untuk operasi yang bisa mengahasilkan bilangan pecahan. Atau anda dapat melakukan casting ke tipe data pecahan pada salah satu operan yang terlibat pada operasi tersebut. Contoh kode:

int nilai = 26;

double hasil = (double)nilai/4;

Read More

Java Class dan Object



Setelah Sebelumnya kita telah belajar tentang pengetahuan Java Programming, kini saatnya kita melangkah ke suatu hal yang sangat fundamental dalam Pemrograman Java.. That is "Java Classes and Object"..



Now, what is class? class atau disebut kelas adalah suatu baris kode program dimana kita menuliskan semua kode-kode program. Kelas ini akan menjadi blueprint pada yang akan dijalankan oleh suatu object. So, Object? objek adalah segala sesuatu yang akan bekerja sesuai dengan kelas yang menjadi referensinya.

Kelas memiliki atribut dan method.. Atribut adalah tempat kita mendeklarasikan variabel, biasa juga disebut field. Sedangkan, method merupakan proses atau fungsi yang akan dikerjakan oleh kelas dan objek dari kelas itu. Untuk mengidentifikasi atribut dan method, seringkali atribut digambarkan dengan kata sifat (misalnya, warna atau tinggi_badan), sedangkan method digambarkan dengan kata kerja (misalnya, hitung atau jalankan).

Untuk lebih jelasnya, kita akan menggunakan kode program :

public class Main {
public static void main(String[] args) {

Main utama = new Main();

int a = 2;

int b = 3;

int hasil;

hasil = utama. hitung_hasil(a,b);

System.out.println("hasil penjumlahan " +a+ " + " +b+ " = " +utama);

}

public int hitung_hasil(int x, int y) {

int z = x + y;

return z;

}

}

penjelasan dari program diatas :

Main utama = new Main();

  • [Main utama] = merupakan suatu deklarasi yang menyatakan bahwa variabel utama memiliki tipe data kelas (bentukan).. tipe data kelas akan dijelaskan pada waktu mendatang..
  • [new Main()] = menyatakan bahwa, akan ada suatu pembuatan objek yang ditandai dengan keyword new.. sehingga deklarasi variabel sebelumnya memiliki referensi terhadap Kelas Main sebagai blueprint objeknya..

Read More

Kamis, 16 Agustus 2012

Mencari Karakter dan Substring



Method-method di bawah ini berguna untuk mencari indeks dari suatu karakter atau indeks awal dari suatu substring dalam suatu String.  Mekanisme pencarian adalah dengan mencari karakter yang di maksud secara maju dari awal sampai akhir string. Bila pencarian gagal, maka method akan mengembalikan nilai -1.

 1.  int indexOf (int ch) : Mengembalikan  nilai indeks dari karakter pertama yang berhasil ditemukan berdasarkan suatu argumen.
  2.  int indexOf (int ch, int fromIndex) : Mengembalikan nilai indeks dari karakter pertama yang berhasil ditemukan, yang dimulai dari indeks yang ditentukan pada argumen kedua.
  3.  int indexOf(String str) : Mengembalian nilai indeks dari karakter pertama yang berhasi ditemukan dari suatu substring dalam suatu string.
   4. int indexOf (String str, int ) : Mengembalikan nilai indeks dari karakter pertama yang berhasil ditemukan dari suatu substring dalam suatu string yang diawali indeks pada argumen ke dua.


Selain itu, java juga menyediakan method-method untuk mencari karakter atau suatu substring dengan mundur dari karakter terakhir menuju ke bagian awal string.

    int lastIndexOf(int ch) : Mengembalikan nilai indeks dari karakter terakhir yang berhasil ditemukan berdasarkan suatu argumen karakter.
    int lastIndexOf(int ch, int formIndex) : Mengembalikan nilai indeks dari karakter terakhir yang berhasil ditemukan yang dimulai dari indeks yang ditentukan pada argumen kedua.
    int lastIndexOf(String str) : Mengembalikan nilai indeks dari karakter terakhir yang berhasil ditemukan dari suatu substring dalam suatu string.
    int lastIndexOf (String str, int fromIndex) : Mengembalikan nilai indeks dari karakter terakhir yang berhasil ditemukan dari suatu string, yang diawali dari indeks pada argumen kedua.
Read More

Rabu, 15 Agustus 2012

Tipe data Primitif dalam Java

Tipe data diperlukan agar compiler tahu operasi apa yang valid dan seberapa banyak memori yang diperlukan oleh sebuah nilai yang akan disimpan atau dioperasikan. Di dalam Java terdapat tiga tipe data yaitu tipe data primitif, tipe data referensi dan array.

Tipe Data PrimitifKe delapan tipe data pada tabel di dibawah dapat dikelompokan menjadi empat kolompok:
  1. Integer, merupakan tipe data bilangan bulat yang terdiri atas byte,short, int, dan long.
  2. Floating-Point, merupakan tipe data bilangan pecahan yang terdiri ata float dan double.
  3. Karakter, mewakili simbol dari sebuah karakter yang terdiri ata char.
  4. Boolean, merupakan tipe data yang menunjukan nilai true atau false, yang terdiri atas boolean

Tipe Data
Besar (bits)
Jangkauan
long
64
-263 s/d 263 - 1
int
32
-231 s/d 231 - 1
short
16
-215 s/d 215 - 1
byte
8
-27 s/d 27 - 1
double
64
Negatif:
-1.7976931348623157E+308 s/d
-4.94065645841246544E-324
Positif:
4.94065645841246544E-324 s/d
1.7976931348623157E+308
float
32
Negatif:
-3.4028234663852886E+38 s/d
-1.40129846432481707E-45
Positif:
1.40129846432481707E-45 s/d
3.4028234663852886E+38
char
16
‘\u0000’ s/d ‘\uFFFF’
(0 s/d 65535)
boolean
8
true atau false
Read More

Kamis, 02 Agustus 2012

Array Satu Dimensi


Array adalah sebuah set variabel yang diberi nama tertentu yang memiliki tipe data yang sama. Tiap variabel di dalam array disebut elemen, dimana tiap elemen memiliki indeks dengan tipe integer.
Berikut ini contoh deklarasi array:
  1. int[] nilaiSiswa; //cara ini lebih dianjurkan
  2. int nilaiSiswa[];
  3. float[] jumlahPanen;
Array yang sudah dideklarasikan perlu didefinisikan, seperti contoh berikut:
  1. nilaiSiswa = new int[50];
  2. jumlahPanen = new float[100];
Untuk memberikan nilai kepada sebuah elemen array caranya dengan menyebutkan nama array yang diikuti indeks dan nilai yang diberikan, seperti contoh berikut:
  1. nilaiSiswa[0] = 8;
  2. jumlahPanen[2] = 223.66;
Agar lebih jelas, silakan perhatikan contoh kelas berikut:

public class ArrayAverage{
public static void main(String[] args){
 int[] values = {1, 3, 5, 7, 9};
 double aveValue;
 aveValue = getAverage(values);
 System.out.println("Jumlah total: " + aveValue);
}
public static double getAverage(int[] intArray){
 int sum = 0;        // variabel lokal
 for(int x = 0; x < sum =" sum">
}
}

Array Multidimensi
Cara pendeklarasian array multidimensi ini pada dasarnya sama dengan array satu dimensi di mana anda cukup menambahkan [] sesuai dengan dimensi yang anda inginkan. Contoh;
  1. int[][] arr2; //array 2 dimensi
  2. int[][][] arr3; //array 3 dimensi
  3. int[][][][] arr4; //array 4 dimensi
Untuk pengalokasian memori array multidimensi, memiliki sintaks yang sama dengan array satu dimensi. Contoh:
  • int[][] arr2 = new int[3][4];
Kode di atas akan mengalokasikan memori untuk menampung nilai tipe data int sebanyak 3*4.
Read More

Rabu, 01 Agustus 2012

Nilai Literal


Literal adalah suatu nilai yang terlihat secara eksplisit. Perhatikan contoh berikut ini:
int index = 10;
Pada kode di atas, angka 10 merupakan nilai literal.

Literal Integer
Semua angka yang berupa bilangan bulat yang anda tulis di dalam program akan dikenal sebagai tipe data int oleh Java. Contohnya 1,2,3,10,40,150 dan seterusnya. Pada contoh ini nilai literal int ditulis berupa bilangan berbasis 10 (desimal). Anda dapat juga menulis dalam basis 8 (oktal) atau 16 (heksadesimal). Untuk menulis nilai literal dalam bentuk oktal, anda dapat menulisnya dengan angka nol (0) di depannya, contoh: 01, 034 ,0425. Untuk bilangan heksadesimal, anda dapat menulisnya dengan didahului oleh tanda 0x (nol dan x). contoh 0x1, 0x234, 0xA dan seterusnya.
Untuk menuliskan angka yang memiliki ukuran yang sangat besar, dimana hanya tipe data long (64 bit) yang dapat menampungnya, Anda perlu menambahkan karakter L atau l di akhir nilai literal yang anda ketik, untuk memberitahu Java bahwa nilai literal tersebut bertipe data long dan bukan bertipe int. Contoh:
0xffffffffffffffL dan 9234857892347523457L.

Literal Floating Point
Bilangan floating-Point merupakan bilangan desimal yang berupa pecahan. Bilangan ini dapat ditulis menggunakan notasi standar biasa atau menggunakan notasi ilmiah (scientific notation). Notasi standar menggunakan titik untuk menandakan pecahan. Contohnya : 10.2, 11.3 dan seterusnya. Sementara untuk notasi ilmiah dapat menggunakan lambang En (eksponensial). Contohnya:
7.02345E3 = 7.02345 x 103 = 7023.45

Literal Boolean
Untuk tipe data boolean, Java hanya mengenal dua niali literal yaitu true dan false. Contoh penggunaan :
boolean isEmpty = true;
Literal Karakter
Java didesain untuk menjadi bahasa yang portable dan universal. Karena itu, Java mendukung penggunaan Unicode Characters, yang mencakup hampir semua karakter yang dikenal oleh manusia dalam berbagai bahasa seperti Arabic, Latin, Greek, dan lain – lain. Untuk itu lebar data tipe data char adalah 16 bit agar dapat merepresentasikan semua karakter yang ada. Contoh:
  1. ‘a’ untuk karakter a
  2. ‘\ddd’ untuk karakter a (oktal)
  3. ‘\x0061’ untuk karakter a (heksadesimal)
Berikut ini daftar escape sequence yang dikenal oleh Java

Escape Sequence
Keterangan
\ddd
Karakter Oktal (ddd)
\uxxxx
Karakter Heksadesimal (xxxx)
\’
Tanda petik satu
\”
Tanda petik dua
\\
Backslash
\r
Carriage return
\n
Pindah baris
\f
Form feed
\t
Tab
\b
backspace


Literal String
Literal untuk String dalam Java ditulis di antara tanda petik ganda, dan sama halnya seperti literal untuk karakter, escape sequence juga dapat digunakan di sini. Contoh literal String :
  1. “Literal String”
  2. “Baris 1\nBaris 2”
  3. “\”Tanda Petik Ganda\” dan tanda backslash \\”
Read More

Tipe Data Referensi


Tipe data referensi digunakan untuk memegang referensi dari suatu object (instance dari class). Pendeklarasian tipe data ini sama dengna tipe data primitif, namun penggunaanya agak sedikit berbeda. Perhatikan contoh dibawah ini:

public class Segitiga{
   int alas;
   int tinggi;
   public static void main(String args[]){
      /*
 Pendeklarasian variabel dengan tipe data
 class Segitiga
 */
 Segitiga s3;
/*
 Instantiate class Segitiga menjadi object
 */
 s3 = new Segitiga(); 
/*
 Setelah proses instantiate ini, anda dapat
 mengakses object Segitiga melalui variabel
 s3
 */  
 s3.alas=10;
 s3.tinggi=2;
 System.out.println("Alas = "+s3.alas);
 System.out.println("Tinggi = "+s3.tinggi);
   }
}
Read More

Selasa, 31 Juli 2012

Aturan Identifier


Identifier merupakan penamaan pada pemograman untuk variabel, konstanta, method, class dan package. Java merupakan bahasa pemograman yang case-sensitive (membedakan huruf besar dan kecil). Aturan penamaan identifiers dalam java adalah:
  1. Dapat dimulai dengan huruf, underscore ( _ ) atau tanda $
  2. Tidak boleh menggunakan simbol operator seperti : + - * / dan lain – lain
  3. Tidak boleh menggunakan reserved words
  4. Panjang Identifier beleh berapa saja.
Sebaiknya dalam penamaan identifier adalah sesuai dengan nilai atau data yang tersimpan di dalamnya. Misalnya saat kita ingin menyimpan data jeniskelamin, kita dapat membuat identifier dengan nama jenis_kelamin.
Read More

Keywords / Reserved Words


Keywords / Reserved Words adalah kata-kata yang memiliki arti yang spesifik bagi kompiler dan tak bisa dipakai untuk kegunaan lainnya pada program. Perlu diingat bahwa java adalah case-sensitive.
Read More

Beberapa Istilah di dalam Java


Modifier
Modifiers digunakan untuk menentukan penggunaan dari suatu data,methods dan class. Contoh modifiers adalah public, static, private, final, abstract dan protected.

Statements
Statements merupakan baris perintah atau kumpulan perintah. Setiap statements pada java selalu diakhiri dengan titik koma ( ; ).

Blocks
Blocks digunakan untuk membentuk suatu grup statements. Blocks diawali dengan kurung kurawal buka ( { } dan kurung kurawal tutup ( } ). Blocks dapat digunakan secara nested (blocks didalam blocks).

Classes
Classes merupakan inti dari program Java. Suatu class merupakan “blueprint” untuk menciptakan suatu object.

Methods
Methods merupakan kumpulan statements yang berfungsi melakukan tugas tertentu di dalam program. Untuk aplikasi Java kecuali Applet harus mempunyai method main(). Method main pada java selalu berbentuk:
Read More

Java Byte Code

Lingkungan pemrograman pada java menggunakan compiler sekaligus Interpreter agar dapat berjalan pada platform yang berbeda. Java compiler melakukan kompilasi pada source code menjadi java bytecodes. Java bytecodes merupakan instruksi mesin yang tidak spesifik terhadap processor pada sistem computer. Bytecode dapat dijalankan menggunakan Java Virtual Machine (JVM) yang disebut juga bytecodes interpreter atau Java runtime interpreter.


Source code pada java diakhiri dengan ekstensi .java (Contoh HelloWorld.java). pada saat dikompilasi file java akan menjadi berakhiran .class (Contoh HelloWorld.class). Untuk mengkompilasi program java dipergunakan javac.exe dari JDK dan untuk menjalankan aplikasi java stand-alone dipergunakan java.exe
Read More

VARIABEL


Variabel menyatakan suatu lokasi di dalam memori komputer yang digunakan untuk menyimpan suatu nilai dimana nilai tersebut dapat diubah. Variabel dapat dibayangkan sebagai suatu kotak yang dapat diisi dan pada saat lain dapat diubah.
Variabel dalam program Java perlu dideklarasikan. Bentuk pendeklarasian variabel dengan menggunakan perintah : tipe namaVar [,namaVarI]
Contoh : int jumlahBarang;
float bilPecahan;
char huruf;
string kalimat;
float nilai1, nilai2, nilai3;
Untuk memberikan nilai terhadap variabel adalah dengan menggunakan tanda =. Nilai yang diberikan dapat berupa suatu literal, variabel atau ekspresi yang melibatkan operator.
Contoh : jumlahBarang=10;
bilReal = 2.5f; (bilangan real diisi dengan 2,5 bertipe float)
huruf = ‘A’;
kalimat=”Halo, Annissa…”;
Pemberian nilai juga dapat dilakukan saat variabel dideklarasikan.
Bentuk penulisannya : tipe variabel = nilaiAwal;
misal : double jarijari=10;
Java memperkenankan penugasan sejumlah variabel dengan sebuah nilai, misalnya x=y=z=0
Read More

Karakter dan Kata Kunci


KARAKTER
yaitu elemen terkecil pada bahasa pemrograman, berupa :
  •   Huruf (A s/d Z dan a s/d z)
  •   Angka (0 s/d 9)
  •   Simbol (misal * dan !)
  •   Kode kontrol (misal formfeed dan newline)
Java tidak menggunakan himpunan kode ASCII (American Standard Code for Information Interchange) melainkan dengan himpunan Unicode yang dapat menampilkan huruf-huruf yang digunakan oleh berbagai bangsa selain huruf Latin.
KATA KUNCI
Java memiliki sejumlah kata yang bermakna khusus yang digolongkan sebagai kata kunci atau kata tercadang dan tidak dapat digunakan sebagai pengenal
Misal :
abstrac else interface super
boolean extends long switch
break final native synchronized
byte finally new this
case float null throw
catch for package throws
char goto private transient
class if protected try
const implements public void
continue import return volatile
do instanceof short while
double int static
Read More